Sabtu, 30 November 2013

52 Siswa Buleleng Magang Ke Negeri Tirai Bambu

2608 - Siswa Buleleng magang di Jepang

Sebanyak 52 orang siswa peserta program magang ke Jepang dilepas Pemkab Buleleng Senin (26/8) di Gedung Unit IV Kantor Bupati Buleleng.Pelepasan siswa magang ke Jepang kali ini merupakan angkatan ke IX dan X. Peserta magang diberangkatkan ke Jepang  secara bertahap dan melalui empat gelombang yang dimulai dari tanggal 4 September 2013, Oktober, dan yang terakhir pada bulan November. Seluruh peserta magang yang dilepas tersebut adalah siswa yang telah lulus dalam beberapa tahapan seleksi. Sebelumnya seluruh siswa magang diharuskan untuk mengikuti pelatihan Bahasa Jepang, budaya Jepang, dan kegiatan olahraga selama kurang lebih 1 bulan. Pada periode tersebut seluruh siswa juga wajib menjalani general check-up untuk memastikan kondisi kesehatan para peserta sebelum terjun ke lapangan nantinya. Kegiatan magang tersebut dilaksanakan di Perusahaan Peternakan dan Pertanian di Jepang dan dibimbing serta diawasi oleh para instruktur yang berpengalaman. Selama mengikuti program magang di Jepang nantinya, seluruh peserta memperoleh asuransi kecelakaan, kesehatan, dan kematian yang preminya ditanggung oleh pihak lembaga penerima di Jepang. Beberapa fasilitas juga diberikan seperti fasilitas keselamatan, kesehatan kerja, serta diberikan upah dan tunjangan pelatihan kerja sesuai standar rata-rata yang ditetapkan di Negeri Sakura tersebut.

Assisten III Setda Kabupaten Buleleng, Ir. Gede Dharmaja, M.Si mengaku sangat bangga dan sangat mengapresiasi inisiatif dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) yang sudah sangat proaktif untuk menggerakkan tufoksinya  dalam membuka peluang dan memberikan fasilitas kepada masyarakat Buleleng untuk dapat meraih pekerjaan. Kerjasama yang telah dirintis oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama dengan Koperasi Usaha Tsukuba Ibaraki  dan Koperasi Peternakan Ekonomi Pusat di Jepang sejak tahun 2009 tersebut ditindaklanjuti dengan adanya Nota Kesepakatan Bersama atau sering dikenal dengan istilah MoU, khususnya dalam hal melakukan kerjasama di bidang pelatihan tenaga kerja di bidang pertanian dan peternakan. “Ini merupakan salah satu terobosan Disnakertrans dalam upaya menumbuhkan peluang kerja guna mengatasi masalah pengangguran di Buleleng. Kami selaku pemerintah daerah sangat mendukung serta berharap agar ke depannya frekuensi program-program yang terkait dengan ketenagakerjaan dapat terus ditingkatkan” tandas Dharmaja.



Ayo, siapa lagi Pelajar Buleleng yang mau nyusul? Semoga dapat menginspirasi kita untuk terus belajar dan Go International !